Penting! Pertimbangkan 6 Aspek Ini Sebelum Menetapkan Harga Produk Ekspor

Dalam urusan jual beli, harga selalu menjadi hal vital, baik itu di pasar lokal, maupun skala internasional. Sebagai hal yang penting, maka sebisa mungkin harga berperan sebagai penyambung terbaik antara penjual dan pembeli.

Jangan sampai, hanya karena ingin meraup keuntungan yang melimpah, kita menaikkan harga secara ugal-ugalan. Atau sebaliknya, karena ingin laris, harga yang ditentukan diminimalkan sehingga importir berkenan beli lagi. Jangan! Persoalan harga sangatlah vital, jangan sampai terlalu tinggi, juga sampai terlalu rendah.

Mengatasi hal ini, pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan beberapa aspek yang perlu anda pertimbangkan sebelum menetapkan harga produk ekspor.

Keunggulan Produk

Hal paling mendasar dalam menentukan harga suatu produk ekspor ialah melihat keunggulan produk. Jika dirasa produk sangat unggul, maka harga yang akan ditawarkan kepada importir menjadi wajar jika tinggi. Memang, dalam sebuah persaingan global, setiap produsen dituntut untuk menciptakan produk yang selain kreatif, juga unggul.

Kuantitas produk

Di pasar, rumus yang umum dijalankan ialah semakin banyak barang yang akan dibeli, maka pembeli akan memperoleh harga yang paling murah. Hal ini sebaiknya diberlakukan pula untuk penjualan internasional. Jika calon importir di negara tujuan akan memborong dalam jumlah besar, maka sebaiknya sebagai eksportir pun harus memberinya harga eceran yang paling rendah. Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh eksportir meski kecil, tetapi memiliki kelipatan yang banyak.

Tingkat risiko

Selain terletak pada keunggulan produk, pertimbangan lain yang perlu diperhatikan saat menentukan suatu harga ialah tingkat resiko. Jika resiko saat pengiriman barang kecil, eksportir bisa memberikan harga yang dirasa terbaiknya. Namun jika resiko tinggi, sebaiknya eksportir mempertimbangkan harga yang menjamin kepuasan calon importir.

Segmen pasar

Sesudah mengenali keunggulan produk, berikutnya anda perlu melihat aspek segmentasi pasar. Agar tepat sasaran, anda perlu mengenali dengan detail pasar ekspor yang dituju. Dengan mengenali karakteristiknya,  kita bisa memberikan harga terbaik bagi calon importir.

Salah satu pertimbangannya bisa melihat faktor pendapatan di negara tujuan. Kenali ruang lingkup mereka, misalnya dengan harga sekian, apakah masyarakat akan sanggup membeli produk dari kita. Ini penting, karena siapa lagi konsumen kalau bukan masyarakat. Karena importir nantinya toh akan dijual lagi ke masyarakat luas, bukan?

Tren Pasar

Saat anda hendak ekspor Indonesia ke Thailand maka sebaiknya anda perlu juga mengenali tren pasar di sana. Hal ini berkaitan dengan demand dan pengaruh produk di sana. Sebagai eksportir yang bijak, menentukan harga tinggi boleh, tetapi seimbangkan dengan tren di negara tujuan. Sehingga produk yang diekspor bukan hanya pajangan, tetapi benar larisnya.

Harga di pasaran

Bagi anda calon eksportir, melakukan riset suatu harga di negara tujuan wajib hukumnya. Tentu saja hal ini berkaitan dengan persaingan antar kompetitor. Tidak bisa dipungkiri, terkadang di daerah yang sama, terdapat beberapa produk yang sama pula. Maka anda perlu jeli mengenali persaingan harga ini. Rumusnya:

  • Anda bisa menetapkan harga tinggi tatkala anda yakin bahwa produk anda unggul, pertimbangan demand juga lebih tinggi ketimbang suplay produknya.
  • Anda bisa menerapkan harga yang sama dengan kompetitor tatkala produk anda dirasa memiliki keunggulan yang sama dengan melihat keseimbangan antara deman dan supplay produk.
  • Anda bisa menetapkan harga di bawah kompetitor jika anda merasa produk anda tidak lebih unggul, apalagi deman terlalu rendah dibandingkan tingginya suplay produk di negara tersebut.

Itulah beberapa aspek yang perlu anda pertimbangan tatkala ingin menetapkan sebuah harga produk ekspor. Semoga mencerahkan!